Saturday, September 19, 2009

Selamat Menyambut Hari Lebaran












Gema takbir berkumandang dari berbagai masjid dan surau yang ada di setiap Kota dan desa untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1430 Hijriah yang jatuh pada Minggu (20/9).


Sabtu malam, Kaum Muslimin berkumpul di dalam masjid untuk bersama-sama mengumandangkan takbir “Allahu Akbar” untuk memuji sekaligus ungkapan rasa syukur atas kebesaran Allah Swt dan segala nikmat selama melewati bulan suci Ramadhan.


Selain itu, seruan takbir ini juga menandakan “kemenangan” yang diraih Umat Islam selama menjalani ujian untuk menahan segala hawa nafsu sepanjang menunaikan ibadah puasa Ramadhan.


Takbiran dalam rangka menyambut Idul Fitri 1430 Hijriah di masjid-masjid dan surau-surau dikumandangkan masyarakat secara bergantian hingga 1 Syawal.


Seruan takbir ini tidak hanya berkumandang dari masjid-masjid, tapi juga dari musholla atau surau-surau, rumah-rumah warga dan radio yang sedang mengudara.


Bahkan sejumlah penjual kaset dan VCD yang menggelar dagangannya di sepanjang Kota, memutar rekaman berisi seruan takbiran dan sejumlah lagu-lagu berirama Islam.


“Takbiran dari masjid tidak mengurangi semangat Kaum Muslimin menyambut Idul Fitri. Bahkan boleh lebih khusyuk dan khidmat,” katanya.


Semoga hari lebaran kali ini dapat kita sama-sama raikannya bersama tnda kesyukuran kepada ilahi.


Berlalunya Ramadhan dapat memberi caj keimanan kita supaya dapat diteruskan di hari lebaran ini.

Kami sekeluarga mengucapkan

SELAMAT HARI RAYA
MAAF ZAHIR & BATIN

Read more...

Thursday, September 17, 2009

Siapa Kami?

Ini sebahagian wajah-wajah keluargaku

Siapa tahu boleh teka wajah siapa saja ada kat ctok?
He he he

Read more...

Wednesday, September 16, 2009

Lailatul Qadar Mengganda Pahala

“Sesungguhnya Kami menurunkan Al-Quran pada malam Lailatul Qadar. Tahukah kamu apakah malam Lailatul Qadar. Malam lailatul Qadar lebih baik dari 1000 bulan. Malaikat dan ruh turun pada malam itu dengan izin Tuhan mereka dari setiap perkara. Sejahtera malam itu hingga terbit fajar” (Surah Al-Qadr).

Malam Lailatul Qadar disebut didalam ayat Al-Quran dan banyak Hadis Rasulullah saw. Beribadah pada malam itu lebih baik dari beribadah 1000 bulan atau 83 tahun, menyamai umur panjang seorang insan. Beribadah pada malam adalah tersebut termasuk solat, tilawah Al-Quran, istighfar, berzikir dan sebagainya seperti ibadah di dalam Qiyamullail pada malam-malam yang lain.

calm_islam_by_issam_zerr

Berikut adalah Hadis-hadis Sahih riwayat Iman Al-Bukhari mengenai Malam Lailatul Qadar.

Dari Abu Hurairah ra dari Rasulullah saw bermaksud, “Sesiapa yang berpuasa Ramadan dengan penuh iman dan mengharap ganjaran Allah, diampunkan dosa-dosanya yang telah lalu. Sesiapa yang mendirikan solat malam Lailatul Qadar dengan penuh iman dan mengharap ganjaran Allah, diampunkan dosa-dosanya yang telah lalu”.

Beberapa orang Sahabat diperlihatkan malam lailatul Qadar didalam mimpi pada Tujuh Malam Terakhir. Lalu Rasulullah saw bersabda bermaksud, “Aku lihat mimpi kamu kena pada Tujuh Malam Terakhir, maka sesiapa yang mencarinya, carilah pada Tujuh Malam Terakhir”.

Sabda Rasulullah saw bermaksud, “Aku diperlihatkan Malam Lailatul Qadar kemudian aku lupa – atau dilupakan – maka carilah ia pada malam ganjil dari Sepuluh Malam Terakhir. Sesungguhnya aku melihat aku sujud di dalam air dan tanah. Sesiapa yang telah beriktikaf bersama aku (di pertengahan Ramadan) maka datanglah semula (untuk beriktikaf di Akhir Ramadan)”. Para Sahabat ra berkata, “Lalu kami kembali (beriktikaf) dan kami melihat Qaza’ah di langit, datang awan dan turun hujan hingga basah bumbung Masjid yang diperbuat dari pelepah kurma. Solat pun didirikan dan aku melihat Rasulullah saw sujud di dalam air dan tanah, hingga aku lihat kesan tanah di dahinya”.

Dari Aisyah ra berkata Rasulullah saw bersabda bermaksud, “Carilah malam Lailatul Qadar pada malam ganjil dari Sepuluh Malam Terakhir di bulan Ramadan”.

Dari Aisyah ra berkata Rasulullah saw bersabda bermaksud, “Carilah malam Lailatul Qadar pada Sepuluh Malam Terakhir di bulan Ramadan”… dari Ibnu Abbas ra berkata bermaksud, “Carilah malam Lailatul Qadar pada Malam Ke 24″.

Dari Aisyah ra berkata, “Adalah Rasulullah saw apabila masuk Sepuluh Malam Terakhir, Baginda saw mengikat ketat pakaiannya, menghidupkan malamnya (dengan ibadah) dan membangunkan isteri-isteri dan ahli keluarganya”.

Mengenai Iktikaf pulan, saya perturunkan Hadis-hadis Sahih riwayat Al-Bukhari mengenainya di bawah ini :

Dari Abdullah bin Omar ra berkata, “Adalah Rasulullah saw beriktikaf pada Sepuluh Terakhir Ramadan”.

Dari Aisyah ra berkata, “Adalah Rasulullah saw beriktikaf pada Sepuluh Terakhir Ramadan sehingga Allah mewafatkannya. Kemudian selepas itu, isteri-isterinya pula beriktikaf”.

Read more...

Saturday, September 5, 2009

Kad Jemputan Aqiqah & Khatamal Quran





























Read more...

Ziarah Ke Mukah













































Alhamdulillah hari tok Abi telah dapat melaksanakan tuntutan amali pergi ziarah ke Mukah dan berjumpa dengan IBU TERSAYANG, abi berkesempatan berbuka puasa dan sahur bersama dengan ibu ditemani anak-anak Zuhair, Nasrul dan Apan.

Walaupun hanya semalam tapi nikmat bersama dengan seorang ibu tidak dapat nak digambarkan hanya Allah saja yang lebih mengetahui. Kasih sayang yang didasari atas rasa keimanan punyai nilai tersendiri, itulah nikmatnya iman. Tanggungjawab anak kepada orangtua wajib kita laksanakan walaupun dimana kita berada, Ibubapa bukan hanya mengharapkan kebendaan semata tapi keprihatinan dan dekatnya hubungan antara ibubapa dengan anak itulah yang lebih bernilai dari segala-galanya.

Ibubapa sangat merindui anak-anaknya walau jauh dimanapun berada, oelh itu dekatilah mereka walau hanya SMS tanda prihatin kita. Wallahua'lam.

Read more...

Saturday, August 29, 2009

Buat Tatapan Anakku Tersayang



















Salam buat anakku semua

Kita ini hanyalah milik Allah, bila-bila masa saja Allah berhak menjemput kita.

Ada pepatah mengatakan, rebutlah peluang di dunia ini seolah-olah kita akan hidup selama-lamanya tapi jangan juga lupa beramal dan beribadahlah seolah-olah kita akan berjumpat dengan Allah esok hari.

Dalam kesempatan yang ada pergunalah peluang serta nikmati hidup. Wasilah seorang muslim adalah DOA, maka gunakanlah ia kerana semua di dunia ini hanya milik Allah. Bila rasa resah, susah, sedih, kecewa dan sebagainya mintalah terus dengan Allah, pasti Ia akan kabulkan, amin

Read more...

Tuesday, August 25, 2009

Bagaimana Mengoptimalkan 10 Hari Akhir Ramadhan?


dakwatuna.com – Tak terasa kita berada di penghujung Ramadhan. Rasulullah saw. sangat mengagungkan 10 hari akhir Ramadhan ini, beliau bersungguh-sungguh luar biasa, tidak seperti biasanya. Beliau melakukan hal demikian, padahal beliau sudah mendapat jaminan pengampunan dari Allah swt., semua kesalahan yang terdahulu maupun yang akan datang.


Bagaimana dengan kita?? Kita yang penuh dengan dosa dan kealpaan. Tentu, kita lebih membutuhkan pengampunan Allah swt., oleh karena itu, kita lebih butuh untuk mencontoh Rasulullah saw, dalam mengagungkan 10 hari akhir Ramadhan ini, kita bersungguh-sungguh mengisinya, semoga Allah swt. memberikan rahmat-Nya kepada kita, mengampuni dosa kita dan menjauhkan kita dari api neraka. Amin


20 hari pertama Ramadhan adalah kesempatan menghimpun keta’atan dan pensucian jiwa dengan melaksanakan kewajiban-kewajiban dan fadhoilul a’mal. 10 hari akhir Ramadhan adalah kesempatan berlipat bagi yang merasa kehilangan keutamaan 20 hari pertama Ramadhan sebelumnya. Allah menjadikan 10 hari akhir Ramadhan ini bak minyak kesturi perpisahan, lebih khusus lagi dengan hadiah lailatul qadar. Malam yang lebih baik dari 83 tahun beberapa bulan dalam sejarah manusia.


Kita sekarang telah menapaki 10 hari akhir Ramadhan! Kita berjumpa dengannya, mengingatkan kita saat berbahagia menyambut kedatangan Ramadhan, bahagia! Pertanyaannya adalah: Gerangan apa yang perlu kita persiapkan, yang mesti kita lakukan di hari-hari perpisahan ini?


Pembaca sekalian, mari sama-sama menuangkan ide atau pengalaman masing-masing: Bagaimana mengoptimalkan dan mengisi 10 hari akhir Ramadhan ini? Dengan ide dan pengalaman Anda, insya Allah sangat bermanfa’at bagi pembaca yang lain, karena “Barangsiapa menunjukkan kebaikan, baginya pahala seperti pelaku kebaikan itu sampai hari kiamat, tanpa dikurangi sedikitpun pahala pelaku kebaikan itu”

Read more...

Ungu - Andai Ku Tahu

About This Blog

About This Blog

  © Free Blogger Templates Spain by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP